Posts from the ‘Sofia Mansoor’ Category

Wanita Salah Langkah?

Penerbit: Qanita

Penerjemah: Sofia Mansoor

Benarkah, wanita masa kini adalah korban kaum feminis generasi ibu mereka? Bukankah kini tidak ada lagi profesi yang tak bisa diduduki wanita? Bukankah semua pintu telah terbuka bagi anak cucu Hawa?

Seolah tinggal memetik buah perjuangan generasi ibu mereka, wanita kini memang berhasil meraih berbagai pencapaian dan menikmati kebebasan yang bagi beberapa generasi wanita masa lalu hanyalah impian. Bagaimanapun, banyak pertanyaan yang belum terjawab terselip di balik ”kenyamanan” itu: Benarkah karir lebih penting dan lebih memuaskan batin ketimbang membesarkan anak? Mengapa keseimbangan menjadi ibu yang baik dan ibu pekerja beitu sulit dipahami? Apakah kaum pria dan wanita harus berusaha menempuh kehidupan yang persis sama, atau apakah ada alasan yang baik untuk mengakui adanya pembagian tugas antara ayah dan ibu, suami dan istri? Apakah pembagian ini membuat kita ”tidak setara”?

Dalam Wanita Salah Langkah? , Danielle Crittenden mengungkap asal usul kegalauan tersebut – mitos-mitos kebebasan yang ditanamkan generasi terdahulu demi mendorong putri mereka memburu kemandirian dengan menghalalkan segala cara, bahkan ketika cara-cara itu mengabaikan kodrat alam. Merangkum hasil penelitian dan analisis Crittenden selama sepuluh tahun tentang kehidupan wanita modern, Wanita Salah Langkah? juga memperkenalkan pemikiran baru tentang berbagai masalah dalam masyarakat untuk membantu wanita meraih kehidupan yang didambakannya. Keluasan bacaan Crittenden dan keterlibatan personalnya membuat karya ini – meski mengguncangkan – tampil sebagai kritik yang empatik.

Iklan

Kiat Jantung Sehat

Penerbit: Kaifa

Penerjemah: Sofia Mansoor

Catatan:

Begitu menariknya buku ini sehingga saya hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan saja untuk menyelesaikan terjemahannya. Bahasanya sederhana dan mudah dimengerti. Isinya pun tentu sangat menarik bagi saya yang pernah menghadapi sedikit masalah jantung.

Christiaan Barnard, dokter bedah jantung yang paling disegani di dunia, menuliskan rumusannya — berdasarkan pengalaman praktik selama lebih dari 30 tahun — agar kita dapat memiliki jantung yang prima. Menurut Barnard, makanan yang kita konsumsi, cara kita mengelola stres, lingkungan yang kita ciptakan untuk diri kita, aktivitas yang kita jalani, sikap kita terhadap hidup — semua faktor ini — mempengaruhi kesehatan dan menentukan seberapa sehat jantung kita. Dokter Barnard menganalisis setiap aspek penting dalam kehidupan kita, dan menawarkan strategi gaya hidup agar kita dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Ditulis oleh dokter yang paling autoritatif di bidangnya, Kiat Jantung Sehat Dr. Christiaan Barnard memuat saran-saran sederhana yang sangat mudah dipraktikkan, seperti:

* Hindarilah diet
* Makanlah lemak yang tepat
* Banyak-banyaklah tersenyum dan tertawa
* Perbanyaklah teman dan silaturahmi
* Nikmatilah kehidupan seks yang sehat

Pada tahun 1967, Prof. Christiaan Barnard menjadi pelopor bedah modern ketika dia melakukan operasi cangkok jantung pertama di dunia. Sejak saat itu, dia telah menolong lebih dari 150 nyawa melalui bedah jantung. Pada tahun 1998, dia mendirikan Barnard Foundation yang bertujuan memberikan konsultasi bagi keluarga berencana dan bantuan medis bagi anak-anak yang menderita sakit. Prof. Barnard meninggal pada 3 September 2001, di Siprus, dalam usia 78 tahun.

Ketika Ibu Harus Memilih

Penerbit: Qanita

Penerjemah: Sofia Mansoor

Pandangan Baru tentang Peran Ganda Wanita Bekerja

Ketika menerjemahkan buku ini, saya teringat ketika saya masih harus berkutat menekuni pekerjaan kantoran sambil membesarkan sepasang anak kembar. Alhamdulillah peran ganda ini dapat saya laksanakan tanpa gangguan berarti. Terima kasih perlu saya sampaikan kepada keluarga besar saya yang turut membantu saya menjalani peran ganda ini.

Susan Chira adalah wakil pemimpin redaksi urusan luar negeri surat kabar New York Times. Isu-isu keluarga telah menjadi fokus perhatian jurnalis kawakan ini, terlihat dari seri tulisannya yang dimuat dalam surat kabar terkemuka itu. Chira tinggal di New York City bersama suami dan dua orang anaknya.

Chira berkata: Selama bertahun-tahun saya mengira hanya bisa memilih salah satu: pekerjaan atau anak-anak. Dan saya membiarkan kekhawatiran yang muncul itu menekan hasrat saya untuk mmenjadi seorang ibu. Ke mana pun saya menengok, apa pun yang saya baca, dan hampir semua orang yang saya ajak berbicara mengatakan bahwa saya menginginkan sesuatu yang mustahil–yakni bekerja dengan baik sekaligus menjadi seorang ibu yang baik. Saya terus berusaha mengabaikan suara hati saya hampir sepanjang hidup…

Anda tak perlu heran jika kegelisahan Susan Chira tersebut juga menjadi kegelisahan Anda. Para ibu masa kini memang seolah serba salah. Masyarakat cenderung menyepelekan ibu yang tinggal di rumah, namun di sisi lain juga menuduh para ibu bekerja telah menelantarkan anak-anak mereka.

Dalam buku ini, wartawan senior New York Times, Susan Chira, menyajikan berbagai fakta dan hasil penelitian yang membuatnya mampu mengikis kegelisahan itu. Ketika Ibu Harus Memilih memberikan perspektif baru yang menjawab kebimbangan para ibu: bahwa bekerja atau tidak, seorang ibu tetap bisa menjadi ibu yang baik ketika kebahagiaan dan kepuasan batinnya sendiri tak terabaikan.

Saudagar Buku dari Kabul

Penerbit: Qanita

Penerjemah: Sofia Mansoor

Catatan:

Ketika menerjemahkan buku ini, seluruh jiwa saya hanyut terbawa oleh kisah demi kisah yang ditampilkan penulisnya. Segala perasaan bercampur aduk, kadang pilu dan terhenyak, kadang nyaris tak percaya akan hal yang saya baca…

Buku adalah hidup Sultan Khan. Dua puluh tahun lebih, dia melawan pemerintah untuk menyelamatkan bisnisnya itu–tak peduli harus ditangkap, diinterogasi, masuk penjara, atau menyaksikan para serdadu buta huruf membakar unggun buku-bukunya di jalanan Kabul.

Sebanyak buku-buku yang dijualnya, demikian pula ragam kisah keluarga Khan–kisah-kisah yang lucu, pedih, lucu sekaligus pedih. Lamaran kepada calon istri keduanya yang di luar kelayakan, misalnya. Atau, gadis pengemis yang terpaksa menjual kesuciannya kepada seorang penjaga toko buku demi beberapa lembar uang. Atau, tentang rencana pembangunan pusat wisata ski internasional tahun 1967, yang lokasinya kini telah menjadi ladang ranjau: “Nikmatilah Petualangan Ski Penuh Ledakan!”–bagaimana kalau ranjau ditandai dengan pancang slalom?

Sesungguhnyalah, buku ini bukan sekadar potret unik seseorang atau sebuah keluarga. Ia juga potret getir Afghanistan–sebuah negeri yang kini kumuh, padat, dan luluh lantak, namun tetap tak terkalahkan.

Panduan Pakar

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Penghimpun:  Samantha Ettus

Penerjemah: Sofia Mansoor

Buku ini adalah kumpulan bab dari 100 pakar terkemuka dunia dalam bidang psikologi, budaya pop, kecantikan, makanan, asmara, keuangan, rumah, pekerjaan, dan permainan. Setiap pakar menuangkan kebajikannya dalam sebuah tulisan pendek yang padat makna, sarat dengan saran yang menghibur namun praktis. Mulai dari kegiatan sehari-hari–bangun lebih cepat, mencari tempat parkir, memasak, dan mencuci pakaian–hingga kegiatan penting dalam kehidupan–memenangi asmara, cara tetap muda, membangun kekayaan, menemukan panggil-an hidup–semuanya ada dalam buku pedoman ini.
Beberapa di antara para pakar ini adalah nama yang sudah sangat dikenal, sementara yang lain adalah para pemimpin di dunia industri–yang sudah diakui dalam profesinya–dan mereka yang sudah berpengalaman dan menguasai bidangnya masing-masing.

Sarat dengan saran yang jenaka, memukau, dan sangat cerdas, buku ini akan mengajari Anda berbagai cara untuk meniti kehidupan dengan lebih efisien, sehingga Anda punya lebih banyak waktu untuk menikmatinya.

Everyday Greatness

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Penerjemah: Sofia Mansoor

Catatan:

Buku ini memuat sekitar seratus kisah yang semuanya sangat menarik dan menginspirasi kita untuk menjadi hebat seperti para penulisnya. Salah satu buku yang membuat saya selalu asyik ketika menerjemahkannya.

Everyday Greatness, Kehebatan Sehari-Hari, berkaitan dengan watak dan kontribusi, bukan reputasi buruk, kekayaan, ketenaran, gengsi, atau kedudukan. Buku ini berbicara tentang siapa sosok seseorang, bukan apa yang dimilikinya; lebih tentang perbuatan kecil dan sederhana, bukan prestasi menakjubkan. Selama lebih dari delapan puluh tahun, Readers’ Digest menjadi mata air yang mengalirkan wawasan untuk hidup efektif.

Sekarang, enam puluh tiga dari kumpulan kisahnya yang menimbulkan inspirasi dan ratusan kata-kata mutiara disatukan dalam buku ini. Kumpulan kisah ini membawa Anda berkenalan dengan orang-orang yang telah membuat pilihan untuk bertindak, pilihan yang bertujuan, dan pilihan prinsip-mewujudkan potensi dirinya untuk menunjukkan kehebatan sejati, apa pun tantangan yang mereka hadapi. Buku ini akan membantu Anda menemukan wawasan yang menimbulkan inspirasi dan meluaskan pandangan, dan solusi atas tantangan pribadi Anda. Di saat Anda belajar menjalani kehidupan dengan berbagai prinsip yang bersifat universal dan tak lekang oleh waktu, Anda akan menemukan keindahan yang lebih nyata, kedamaian hati yang lebih tenteram, dan perasaan yang semakin berarti, yang muncul karena menjalani kehidupan seperti yang dijalani oleh orang-orang yang memiliki Kehebatan Sehari-Hari. Sarat dengan kebajikan yang berlimpah, buku ini akan membangkitkan inspirasi Anda dengan sajian berbagai kisah abadi tentang kehidupan yang dijalani dengan penuh makna, kadang-kadang melalui penderitaan dan tantangan. Karya berbagai anak manusia yang dimuat dalam buku ini menyajikan sejumlah contoh cemerlang tentang kehidupan yang digerakkan oleh watak. Wawasan dan komentar Stephen Covey membantu pembaca menerapkan berbagai prinsip ini dalam kehidupan mereka.

Sesekali dunia menyaksikan tindakan heroik atau menemukan orang yang memiliki bakat langka …. Tetapi, kebanyakan orang tahu ada jenis kehebatan lain yang cenderung lebih terpendam secara alami, kehebatan yang luput dari tajuk surat kabar. Padahal, kehebatan itu adalah kehebatan yang menurut pendapatku layak mendapatkan penghormatan yang lebih tinggi, bahkan yang lebih dihargai. Aku menyebutnya Everyday Greatness, Kehebatan Sehari-Hari.
-STEPHEN R. COVEY

Bahagia Lahir Batin

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Penerjemah: Sofia Mansoor

Catatan:

Ini adalah salah satu buku terbaik yang pernah saya terjemahkan. Di dalamnya banyak latihan untuk menjadikan hidup kita lebih bahagia, lahir batin.

Judul asli:

Happy for No Reason, by Marci Schimoff

Buku ini menawarkan pendekatan terobosan untuk merasa bahagia, yakni kebahagiaan yang tidak bergantung pada prestasi, target, uang, jalinan hubungan, atau apa pun yang berada “di luar sana.”. Berdasarkan penelitian dan pengetahuan terkini dari para pakar terkemuka bertaraf dunia dalam bidang psikologi dan neurofisiologi positif, ditambah dengan wawancara dengan 100 orang yang benar-benar bahagia, buku yang dapat mengubah hidup ini menyampaikan program 7-langkah hebat dan sudah terbukti yang akan dapat membuat kita menjadi lebih bahagia saat ini juga-dari mana pun kita memulainya.

Apa yang diperlukan agar kita merasa bahagia? Karier yang memuaskan, harta benda yang berlimpah, atau pasangan hidup yang sempurna? Ternyata tidak diperlukan apa pun untuk membuat Anda merasa bahagia. Kita dapat merasakan kebahagiaan lahir-batin-apa pun yang tengah terjadi dalam hidup kita.

Di buku ini akan kita akan menjumpai aneka kisah yang sangat menyentuh hati yang dialami orang-orang yang telah menerapkan langkah-langkah ini dalam kehidupan mereka dan telah merasa Bahagia Lahir-Batin. Ada kisah luar biasa yang dialami mantan pengedar obat terlarang yang berubah menjadi pemuka agama dan aktris terkenal yang berhasil lolos dari “kutukan keluarga,” selain juga sejumlah kisah yang dialami dokter, kaum ibu, guru, dan direktur perusahaan. Kita akan mempelajari beberapa strategi praktis yang dapat membantu kita merasa bahagia lahir-batin.

Tak perlu memiliki gen bahagia, menang lotre, atau memiliki tubuh indah, pada saat selesai membaca buku ini, kita akan tahu bagaimana cara merasa bahagia berkelanjutan seumur hidup.