Posts from the ‘Femmy Syahrani’ Category

The Remains of The Day (Puing-Puing Kehidupan)

Penulis: Kazuo Ishiguro

Penerjemah: Femmy Syahrani

Penerbit: Hikmah

Manusia memang tak pernah merindukan sesuatu sebelum dia kehilangan. Dan Begitulah Stevens.

Puluhan tahun lamanya dia mengabdi sebagai kepala pelayan di Darlington Hall, seluruh jiwana didedikasikan demi profesinya. Cita-citanya menjadi seorang kepala pelayan yang sukses, yang bermartabat, yang luar biasa, telah dia raih. Dan dia bangga meraihnya.

Yang tidak disadari olehnya, begitu banyak hal yang telah dia korbankan, salah satunya adalah Miss Kenton, seorang gadis menawan yang begitu cerdas dan cermat. Gadis yang dulu menjadi staffnya, ternyata mencintainya. Dalam perjalanan mengelilingi pedesaan Inggris yang dilakukannya kali ini, barulah dipahami oleh Stevens, bahwa ternyata dia pun mencintainya. Namun bertahun-tahun telah berlalu sejak itu. Miss Kenton memang menulis surat kepadanya. Mereka memang akan bertemu. Tetapi akankah ada kesempatan kedua bagi Stevens?

Iklan

Anansi Boys (Anak-anak Anansi)

Penulis: Neil Gaiman

Penerjemah: Femmy Syahrani

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Dewa sudah mati. Kenalkan, anak-anaknya.

Jika ayah Fat Charlie menamai sesuatu, nama itu pasti melekat. Misalnya julukan “Fat Charlie”. Sekarang pun, dua puluh tahun kemudian, Charles Nancy masih tak bisa melepaskan diri dari nama itu, salah satu dari banyak “hadiah” memalukan yang diberikan ayahnya–sebelum ayahnya roboh dan mati di panggung karaoke dan menghancurkan kehidupan Fat Charlie.

Mr. Nancy mewariskan beberapa hal untuk Fat Charlie. Misalnya, pria asing jangkung dan tampan yang muncul di ambang pintu Charlie. Rupanya dia saudara yang belum pernah diketahui Charlie. Saudara yang bertolak belakang dengan Charlie bagai langit dan bumi, saudara yang akan menunjukkan cara bersantai dan bersenang-senang sedikit… persis Ayah Tercinta. Dan tiba-tiba, hidup mulai menjadi sangat menarik bagi Fat Charlie.

Soalnya, ayah Charlie tidak seperti ayah kebanyakan. Dia Anansi, dewa jail, dewa laba-laba. Anansi adalah semangat pemberontakan, mampu menjungkirbalikkan tatanan sosial, menciptakan kekayaan dari ketiadaan, dan membingungkan sang Iblis. Konon dia bahkan mampu mengecoh Maut.

Anansi Boys adalah karya dengan kecerdikan memukau, perjalanan kaleidoskopis jauh ke dalam mitos mencengangkan, mengerikan, menggairahkan, dan sangat lucu–novel yang benar-benar menakjubkan, sampai-sampai Stephen King menjuluki penulisnya “peti harta karun kisah-kisah, dan kita beruntung memiliki dia.”

Kapten March

Penulis: Geraldine Brooks

Penerjemah: Femmy Syahrani & Herman Ardiyanto

Penerbit: Hikmah

Sewaktu Utara terhuyung-huyung di bawah rentetan kekalahan yang tak diharapkan selama kegelapan terlebih dulu tahun perang, satu orang laki-laki meninggalkan keluarganya untuk membantu sebab Serikat Sekerja. Pengalamannya betul-betul akan mengubah perkawinan dan tantangannya, juga¬† kepercayaan yang dipegang secara gigih. March adalah novel luar biasa yang ditenun dari adat dan pengetahuan sejarah Amerika. Dari ‘Little Women’ karya Louisa Mei Alcott yang klasik , Geraldine Brooks sudah membawa peran bapak absen, March, yang sudah pergi sampai perang, meninggalkan istri dan anak perempuannya.

Penokohan dan Sudut Pandang: Menciptakan Sosok Fiktif yang Memikat

Penulis: Orson Scott Card

Penerjemah: Femmy Syahrani

Penerbit: MLC

Harry Potter adalah tokoh fiktif dalam novel karya J.K. Rowling, tapi dalam benak pembaca, dia begitu hidup dan nyata. Bukan hanya Harry, tetapi juga tokoh-tokoh lain yang dalam cerita itu. Demikianlah sebuah fiksi yang berhasil mengembangkan karakterisasi dengan baik. Tokohnya begitu berkesan sehingga pembaca merasakannya seperti seseorang yang benar-benar ada. Maka melegendalah nama-nama seperti Sherlock Holmes ciptaan Arthur Conan Doyle, Hercule Poirot ciptaan Agatha Christie, atau James Bond ciptaan Ian Fleming.

Bagaimana pengarang-pengarang itu menciptakan tokoh yang demikian memikat dan dipercaya?

Buku ini seperti seperangkat alat yang dapat Anda gunakan untuk menempa tokoh-tokoh fiksi yang kini menghuni pikiran, imajinasi, dan jiwa Anda. Di dalam buku ini, dijelaskan secara mendalam teknik-teknik mencipta dan mengembangkan tokoh, serta menampilkan cerita dari suatu sudut pandang dalam novel dan cerpen.

Anda akan belajar….
– Mengambil tokoh dari beragam sumber, termasuk dari ide dasar cerita, kehidupan nyata — bahkan dari keadaan sosial tokohnya.
– Membuat tokoh menunjukkan siapa diri mereka melalui perbuatan dan perkataan dan melalui “gaya” individual mereka.
– Mengembangkan tokoh yang akan dicintai — atau dibenci — pembaca.
– Membedakan antara tokoh penting, tokoh sampingan, dan tokoh figuran, serta mengembangkan setiap tokoh sesuai dengan tingkatannya.
– Memilih sudut pandang yang paling efektif untuk mengungkapkan tokoh dan menggerakkan cerita.
– Memutuskan sedalam apa Anda menjelajahi pikiran, emosi, dan sikap
tokoh.

Jarak di Antara Kita (The Space Between Us)

Penulis: Thrity Umrigar

Penerjemah: Femmy Syahrani

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Bhima pembantu rumah tangga di kediaman Sera Dubash. Ia menyapu lantai rumah yang menganggapnya bukan penghuni, membersihkan perabot yang tidak boleh ia duduki, mencuci gelas yang tak boleh digunakannya. Namun, meskipun terpisah darah dan kelas, dia dan Sera terikat gender dan pengalaman hidup yang sama.

Dikutuk nasib, Bhima mengorbankan segalanya demi cucunya yang cantik dan keras kepala, Maya. Tetapi ketika Maya hamil di luar nikah karena lelaki yang identitasnya tidak mau dia ungkapkan, impian Bhima mengenai kehidupan yang lebih baik bagi cucunya maupun dirinya sendiri pun hancur untuk selamanya.

Serbuk Bintang (Stardust)

Penulis: Neil Gaiman

Penerjemah: Femmy Syahrani

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Ini dongeng untuk orang dewasa. Alkisah, di padang-padang rumput Inggris yang tenang, lama berselang, ada sebuah desa kecil yang selama 600 tahun berdiri di atas tonjolan batu granit. Di sebelah timur desa itu ada tembok batu yang tinggi. Itu sebabnya desa itu dinamai desa Tembok. Di desa itu, pemuda Tristran Thorn jatuh cinta pada si cantik Victoria Forester. Dan di sini pula, pada suatu senja bulan Oktober yang dingin, Tristran membuat janji pada si gadis. Janji gegabah yang membawanya berkelana ke negeri di balik tembok, menyeberang padang rumput, masuk ke Negeri Peri. Dan di sana dimulailah petualangan paling mendebarkan dalam hidupnya.

Jonathan Strange and Mr. Norrell

Penulis: Susanna Clarke
Penerjemah: Femmy Syahrani
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: September 2009

Dua penyihir akan muncul di Inggris.
Yang pertama akan takut padaku; yang kedua akan mendamba memandangku…

Saat itu tahun 1806, dan sudah berabad-abad sihir praktis lenyap dari Inggris. Namun, ternyata masih tersisa satu penyihir: Mr Norrell yang penyendiri. Dengan bakatnya, Norrell menyentakkan seluruh penjuru negeri. Tetapi, Norrell yang selalu hati-hati dan banyak menuntut, lalu tertantang oleh kemunculan penyihir lain: pemuda brilian bernama Jonathan Strange. Dengan wajah tampan dan sifat pemberani, Strange merupakan antitesis Norrell. Maka, dimulailah pertempuran berbahaya dan menakjubkan antara dua pria hebat ini, yang akan membawa mereka ke berbagai medan perang dan tempat-tempat yang mestinya tidak mereka masuki.

BUKU 1 (merah):
Mr Norrell membangkitkan sihir praktis dengan cara yang menggemparkan dan menuntut imbalan yang cerdas… Norrell pergi ke London untuk menunjukkan kegeniusannya di hadapan Pemerintah dan menjadi terkenal… Vinculus menyampaikan ramalan misterius di hadapan penonton yang tidak menyukainya… Seorang wanita muda dibangkitkan dari kematian namun kehilangan sesuatu karenanya… Stephen Black melihat pintu di tempat seharusnya tidak ada pintu dan bertemu pria berambut bunga ilalang… Dan kita berkenalan dengan rival berbakat Norrell, Jonathan Strange.

BUKU 2 (hitam):
Strange dan Norrell akhirnya bertemu dan Norrell mau menerima Strange sebagai murid, biarpun mereka sering berbeda pendapat… Lady Pole dan Stephen Black diundang ke acara dansa tengah malam di Hilang-asa… London terpesona pada Strange yang menawan serta pintar bicara, dan Lord Wellington mendapati sihir ternyata lebih berguna daripada yang dikiranya… Si pria berambut bunga ilalang memiliki ambisi besar untuk Stephen Black… Strange mengunjungi Raja dan melihat sekilas jalan setapak keluar dari Inggris, sementara minatnya terhadap sisi gelap ilmu sihir makin mencemaskan… Dan Arabella berkenalan dengan seseorang yang berbahaya.

BUKU 3 (putih):
Jonathan Strange menulis buku namun para pembaca mengalami kesulitan membacanya… Childermass merasakan getaran dunia sihir dan berani mempertanyakan metode gurunya… Mr Segundus berganti profesi dan Lady Pole berganti kediaman… Teman lama menyampaikan pesan kepada Stephen Black… Rencana Strange memanggil peri mengalami kemajuan dan ia menerima hadiah yang menyeramkan… Ramalan John Uskglass terpenuhi dengan cara yang mengejutkan….