the-most-dangerous-manPenulis: Andrew Fowler
Alih bahasaDina Begum dan Dia Mawesti
Editor: Handini & Perwira Leo
Penerbit: Bentang Pustaka
Bahasa asli: Inggris
Terbit: Desember 2015
ISBN: 978-602-8811-64-4
Tebal: 366 halaman

“Buku ini sumber terbaik bagi pengetahuan dasar tentang WikiLeaks serta efeknya pada media dan pemerintahan.”
—Publisher Weekly

“Tulisan yang mendebarkan tentang WikiLeaks dan sosok di belakangnya.”
—Brisbane News

Sekitar 26 tahun silam, FBI, NSA, dan Departemen Kehakiman AS menuntut hukum keras dan mengharuskan publik patuh terhadap “kriteria pengenkripsian pemerintah”. Dengan kata lain, mereka berupaya menghalangi kebebasan berbicara dengan cara yang tak terdeteksi. Layaknya mengharamkan amplop tertutup untuk surat-menyurat dan menggantinya dengan kartu pos untuk mengirimkan surat pribadi.

Sementara kebebasan dibungkam, pemerintah negeri adikuasa leluasa  menutup mata media melalui pembelokan informasi atas kejahatan perang. Geram terhadap aturan tersebut, Julian Assange dan sekelompok elite peretas lain mencoba melakukan perlawanan. Mereka merintis WikiLeaks, sebuah arena di dunia maya untuk mengungkap perilaku ilegal yang di tubuh pemerintahan. WikiLeaks menghalalkan “pembocoran dokumen secara massal” dan melindungi para peniup peluit pemberani di seluruh dunia.

Buku ini mengungkap keberanian serta kelihaian peretas dunia maya dalam mengungkap informasi rahasia ke publik. Khususnya, sebuah perlawanan berani dari seorang warga sipil bernama Julian Assange dalam menghadapi raksasa spionase AS dan negara adikuasa lainnya.

Iklan