The Eagle Chronicles Buku Satu

Pengarang: Rosemary Sutcliff
Penerjemah: Ingrid Dwijani Nimpoeno
Penyunting: Rina Wulandari
Penerbit: Qanita

Tebal: 476 halaman

Kautahu, bagi kami, Sang Elang adalah inti kehidupan sebuah Legiun. Ketika sang Elang berada di tangan Romawi, bahkan saat hanya kurang dari enam orang yang masih hidup, Legiun itu masih ada. Jika Sang Elang hilang, barulah Legiun itu mati. Itulah sebabnya Legiun Kesembilan tidak pernah dibentuk kembali.

 Bagi Marcus, ayahnya adalah pahlawan yang selalu bisa dibanggakan. Tapi, bagi Roma ayah Marcus adalah seorang pengkhianat yang telah menyebabkan Tongkat Kebesaran Roma, Sang Elang, jatuh ke tangan musuh. Marcus ingin mengembalikan nama baik ayahnya dengan berusaha menemukan kembali Sang Elang.

Walaupun telah diberhentikan secara terhormat sebagai komandan Pasukan di Benteng Isca akibat luka yang dideritanya, Marcus tetap ingin menjalankan misinya. Dengan menyamar sebagai seorang tabib, Marcus dan pengikutnya, Esca, memulai penyelidikan dengan menyusup ke suku-suku pemberontak di daerah-daerah pedalaman dan mencari tempat Sang Elang disembunyikan. Namun, musuh pun menyadari keberadaan penyusup dan mulai mencurigai semua pendatang.

Akankah Marcus berhasil mengembalikan Sang Elang?