Penulis: D.H. Lawrence

Penerjemah: Arfan Achyar

Penyunting: Imam Muhtarom

Penerbit: Alvabet

Inilah karya terakhir D.H. Lawrence, penulis Inggris, yang paling kontroversial. Lady Chatterley’s Lover pernah dianggap sebagai novel cabul karena deskripsinya yang begitu gamblang mengenai persetubuhan terlarang antara dua insan yang berbeda status sosial. Tak heran jika novel yang diterbitkan secara pribadi oleh Lawrence pada 1928 di Florance, Italia, ini pernah dilarang beredar di Amerika, Inggris, India, dan beberapa negara lainnya.

Namun, pelarangan itu justru membuat novel ini menjadi terkenal dan semakin banyak dicari. Hal inilah yang memancing edisi bajakannya beredar luas. Awalnya di New York, menerobos London, kemudian menyebar ke berbagai negeri di Amerika dan Eropa.

Iklan