Penulis: Iris Krasnow

Penerjemah: Rahmani Astuti

Penerbit: Serambi

Setiap anak perempuan pasti mendambakan ibu penyayang dan penuh pengertian. Namun, tak semua ibu seperti itu. Banyak putri justru harus menghadapi ibu yang dingin, kaku, atau kejam. Banyak pula wanita dewasa, seperti dikisahkan oleh buku ini, yang harus berjuang antara memendam kekecewaan dan menceraikan sang ibu dari kehidupan mereka.

Bermula dari kisah Iris Krasnow sendiri dengan ibunya, buku ini menuturkan kearifan seratus lebih anak perempuan usia setengah baya. Mereka semua curhat soal ibu. Latar belakang mereka beragam, mulai dari model terkenal hingga anak pelayan. Menurut mereka, ibu adalah sosok yang paling mampu melukai batin anak perempuannya. Dan, obat mujarabnya hanya ada di tangan dia. Jadi, para putrilah yang harus maju duluan dan memintanya, demi kepentingan sendiri.

Berbaikan dengan ibu sama artinya memperbaiki kehidupan kita sendiri. Menya-lahkan tindakan-tindakan ibu di masa lalu hanya akan menimbulkan kebencian yang membebani jiwa. Sementara, mengenyahkan luka-luka masa lalu membuat Anda bisa menikmati masa-masa penuh persahabatan dan dukungan bersama ibu Anda.

Krasnow mengajak Anda menyadari bahwa seperti rocker, ibu juga manusia. Anda tak mungkin menceraikan ibu dari kehidupan Anda. Dan, menanti kelegaan tatkala ibu Anda dikebumikan tentu bukan sikap arif. Jadi, ganjalan hubungan dengan ibu mesti Anda singkirkan. Kuncinya adalah belajar melepas gambaran ibu idaman dan mereng-kuh ibu sejati Anda—yang mungkin tak menyukai rambut Anda, mengkritik suami Anda,
mengeluh tentang anak-anak Anda, atau lebih buruk lagi.