Penerbit: Qanita

Penerjemah: Sofia Mansoor

Pandangan Baru tentang Peran Ganda Wanita Bekerja

Ketika menerjemahkan buku ini, saya teringat ketika saya masih harus berkutat menekuni pekerjaan kantoran sambil membesarkan sepasang anak kembar. Alhamdulillah peran ganda ini dapat saya laksanakan tanpa gangguan berarti. Terima kasih perlu saya sampaikan kepada keluarga besar saya yang turut membantu saya menjalani peran ganda ini.

Susan Chira adalah wakil pemimpin redaksi urusan luar negeri surat kabar New York Times. Isu-isu keluarga telah menjadi fokus perhatian jurnalis kawakan ini, terlihat dari seri tulisannya yang dimuat dalam surat kabar terkemuka itu. Chira tinggal di New York City bersama suami dan dua orang anaknya.

Chira berkata: Selama bertahun-tahun saya mengira hanya bisa memilih salah satu: pekerjaan atau anak-anak. Dan saya membiarkan kekhawatiran yang muncul itu menekan hasrat saya untuk mmenjadi seorang ibu. Ke mana pun saya menengok, apa pun yang saya baca, dan hampir semua orang yang saya ajak berbicara mengatakan bahwa saya menginginkan sesuatu yang mustahil–yakni bekerja dengan baik sekaligus menjadi seorang ibu yang baik. Saya terus berusaha mengabaikan suara hati saya hampir sepanjang hidup…

Anda tak perlu heran jika kegelisahan Susan Chira tersebut juga menjadi kegelisahan Anda. Para ibu masa kini memang seolah serba salah. Masyarakat cenderung menyepelekan ibu yang tinggal di rumah, namun di sisi lain juga menuduh para ibu bekerja telah menelantarkan anak-anak mereka.

Dalam buku ini, wartawan senior New York Times, Susan Chira, menyajikan berbagai fakta dan hasil penelitian yang membuatnya mampu mengikis kegelisahan itu. Ketika Ibu Harus Memilih memberikan perspektif baru yang menjawab kebimbangan para ibu: bahwa bekerja atau tidak, seorang ibu tetap bisa menjadi ibu yang baik ketika kebahagiaan dan kepuasan batinnya sendiri tak terabaikan.