Into the Water

Pengarang: Paula Hawkins
Penerjemah: Ingrid Nimpoeno
Penyunting: Yuli Pritania
Penerbit: Noura Books

Tebal: 480 halaman

intothewater

Sungai itu indah. Penampilan yang menipu, karena sebenarnya, itu adalah tempat paling mematikan di seluruh penjuru kota. Airnya yang gelap dan dingin menyembunyikan apa yang ada di bawahnya …
Salah satu sudutnya, dikelilingi tebing batu tinggi yang menggodamu melongok ke tepi, selama berabad-abad telah merenggut banyak nyawa. Semuanya perempuan. Kebanyakan tidak bernama, tidak berwajah. Sungai itu memikat mereka yang tidak beruntung, yang putus asa, yang tidak bahagia, yang tersesat, agar datang ke sana. Mereka menyebutnya Kolam Penenggelaman.

Kini sungai itu kembali menelan korban: Nel Abbot, wanita yang bertekad untuk menyingkap rahasia sungai itu dan menuliskan kisah-kisahnya. Kali ini, semua ornag mendapat kesempatan untuk mencari tahu penyebabnya, alasannya: kenapa dan bagaimana?

Apakah dia jatuh? Apakah dia bunuh diri? Apakah dia … dibunuh?
TENTANG PENULIS:
Paula Hawkins bekerja sebagai jurnalis selama lima belas tahun, sebelum beralih menulis fiksi. Lahir dan dibesarkan di Zimbabwe, Paula pindah ke London pada 1989 dan tinggal di sana sejak itu. Novel thriller pertamanya, The Girl on the Train, telah menjadi fenomena global, terjual sebanyak hampir 20 juta buku di seluruh dunia. Diterbitkan dalam lebih dari empat puluh bahasa, novel ini meraih penjualan terbanyak di seluruh dunia dan menjadi film terlaris dengan pemeran utama Emily Blunt.
Into the Water adalah novel thriller keduanya.
Iklan

Train to Krakow

Pengarang: Qaisra Shahraz
Penerjemah: Ingrid Nimpoeno, Nuraini Mastura, Yuniasari Shinta Dewi
Penyunting: Yuli Pritania
Penerbit: Noura Books

Tebal: 320 halaman

traintokrakow

Di dalam kereta khusus ini, makanan dan air minum telah habis setelah satu hari perjalanan. Mereka hanya bisa membawa perbekalan secukupnya. Mereka pun tidak diberi tahu detail tentang berapa lama perjalanan untuk sampai ke tujuan.
Suara debum keras gerbong kereta terdengar, semua orang menjadi waspada; pintu-pintu ditarik membuka diiringi suara berisik. Mata-mata yang letih mengerjap-ngerjap terkena sinar cahaya yang merembes masuk.
Para penumpang melangkah turun ke peron, berjalan terhuyung membawa barang-barang, dan menganga bingung melihat lingkungan sekitar mereka. Inikah Kota Krakow?
Melalui 10 cerpen terbaiknya, Qaisra Shahraz membawa kita berjalan-jalan dari Afghanistan hingga Polandia; dari Zaman Perbudakan, Perang Dunia, hingga zaman modern; dari kepercayaan leluhur hingga pemahaman fleksibel masa kini; koleksi ini akan menyentil rasa empati dan wajib dimiliki!
TENTANG PENULIS
Qaisra Shahraz lahir di Pakistan pada 1958 dan tumbuh besar di Inggris. Dia tinggal di Manchester sejak usia 9 tahun dan mendapat dua gelar magister untuk jurusan Sastra Inggris & Eropa dan penulisan skenario televisi. Shahraz bekerja sebagai penasihat untuk University of Lancaster, sekaligus menjadi pengawas kampus dan jurnalis.
Qaisra termasuk dalam daftar 100 Wanita Pakistan Paling Berpengaruh pada 2012. Dia adalah direktur Asia Pacific Writers and Translators. Novelnya, The Holy Woman, memenangkan Golden Jubilee Award dan laku keras di Indonesia dan Turki. Buku-buku Qaisra yang sudah terbit adalah The Holy Woman (2002), Typhoon (2007), Revolt (2013), A Pair of Jeans and Other Stories (2013), dan The Concubine and the Slave Catcher: And Other Stories (2017).
Untuk mengetahui lebih jauh tentang Qaisra, bisa mengunjungi situs web resminya, qaisrashahraz.com dan Twitter @QaisraShahraz.[]
KEUNGGULAN BUKU
  • Menjadi bacaan wajib di sekolah-sekolah Inggris
  • Penulis buku bestseller Holy Woman, Perempuan Suci terbitan Mizan.
  • The Holy Woman, Perempuan Suci memenangkan Golden Jubilee Award dan laku keras di Indonesia dan Turki.
  • Penulis masuk dalam daftar 100 Wanita Pakistan Paling Berpengaruh pada 2012.
ENDORSMENT
“Perjalanan melintasi jarak dan waktu. Percampuran antara kesedihan, kerinduan, dan nostalgia yang patut dikenang.”
Eka Kurniawan, pengarang Lelaki Harimau, pemenang 2016 Financial Times Emerging Voices Award, dan nomine 2016 Man Booker International Prize

Finding skyPengarang: Josh Stirling
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Penerjemah: Dina Begum
Penyunting: Ani Nuraini Syahara
ISBN: 978-602-455-197-7

Bersama orangtua angkatnya, Sky Bright  pindah dari Inggris ke Wickenbridge. Di sekolah, ia bertemu dengan Zed Benedict, tipikal murid berandalan tampan. Namun, di hadapan Sky, sikap Zed begitu manis. Zed bahkan mengaku-ngaku sebagai pasangan jiwanya. Sky tak percaya. Namun, kejadian demi kejadian mulai membuatnya ragu. Zed dan keluarganya bahkan mengetahui masa lalu Sky—nasibnya dan orangtuanya. Lantas, benarkah Zed adalah pasangan jiwanya?

All the Missing Girls

Pengarang: Megan Miranda
Penerjemah: Ingrid Nimpoeno
Penyunting: Yuli Pritania
Penerbit: Noura Books

Tebal: 490 halaman

missinggirls
Pasar malam. Bianglala. Hutan. Gua tersembunyi. Seorang gadis menghilang tanpa jejak. Cooley Ridge, kota kecil di North Carolina, berubah mencekam dalam satu malam. Tidak ada yang melihat apa-apa, orang-orang menyimpan rahasia.
Sepuluh tahun kemudian, gadis lain menghilang. Trailer yang kosong, hutan misterius di belakang rumah, kegelapan yang tersembunyi di balik rimbun pepohonan. Lalu, rahasia-rahasia kelam mulai terkuak. Sesuatu yang terkubur di masa lalu, kini perlahan-lahan muncul ke permukaan.
Semua berdosa. Semua berdusta. Mereka menutup mata dan menolak bersuara. Pertanyaannya, siapa yang berani maju mengungkapkan kisah sebenarnya? Atau, akankah kejadian sepuluh tahun lalu kembali terulang? Satu gadis lain lenyap; tanpa jejak, tanpa mayat?
A NEW YORK TIMES BOOK REVIEW “EDITORS’ CHOICE”
ENTERTAINMENT WEEKLY—THRILLER ROUND-UP
THE WALL STREET JOURNAL—5 KILLER BOOKS FOR 2016
HOLLYWOOD REPORTER—HOT SUMMER BOOKS … 16 MUST READS
TENTANG PENULIS:
Megan Miranda adalah penulis beberapa buku untuk remaja, termasuk FractureHysteriaVengeance, dan Soulprint. Dia tumbuh besar di New Jersey, kuliah di Massachusetts Institute of Technology, dan tinggal di North Carolina bersama suami dan dua anaknya. All the Missing Girls adalah novel dewasa pertamanya. Ikuti @MeganLMiranda di Twitter, atau kunjungi http://www.meganmiranda.com.[]
KEUNGGULAN BUKU:
  • Ceritanya unik, page turner, membuat penasaran
  • Alurnya menggunakan alur mundur sehingga misteri terungkap satu per satu
  • Alur lumayan cepat sehingga tidak membosankan
  • Berpotensi untuk difilmkan
  • Review bintang 4.0 dari 562 pembaca amazon.com
  • Review positif dari media-media Amerika.

Death in Babylon Love in Istanbul

Pengarang: Iskender Pala
Penerjemah: Ingrid Nimpoeno
Penyunting: Essa Putra
Penerbit: Bentang

Tebal: 525 halaman

Fuzuli, seorang sastrawan kenamaan asal Baghdad pada masa Ottoman, diminta oleh Sultan Sulaiman untuk menuliskan kembali kisah Layla dan Majnun—salah satu kisah cinta terhebat sepanjang masa, yang telah menginspirasi kisah-kisah cinta seperti Romeo dan Juliet. Akan tetapi, rupanya cerita Layla dan Majnun tak hanya tentang cinta antar sepasang manusia saja. Fuzuli menemukan bahwa di dalamnya pun terdapat sebuah misteri berusia ribuan tahun.
Konon, ada tujuh rahasia sejati bagi seseorang yang mengenal cinta. Rahasia tentang umat manusia serta arti cinta sejati. Orang yang memiliki ketujuh rahasia tersebut akan menguasai dunia. Dan, pintu yang menuju ke jawaban dari tujuh rahasia tersebut terdapat di reruntuhan Babylon, Baghdad, Istanbul, Roma, dan Paris.
Maka dimulailah pencarian panjang Fuzuli untuk mengungkap rahasia dan membuktikan misteri tersebut.
Tentang Penulis :
Iskender Pala adalah seorang dosen di Universitas Istanbul dan penulis best seller asal Turki. Dijuluki “Penyair Rakyat”, Pala merupakan salah satu sastrawan yang paling dihormati di Turki. Dia pun telah meraih banyak penghargaan antara lain Writers Union of Turkey Award 1989 dan 1996 serta Presidential Culture and Arts Grand Award 2013. Death in Babylon, Love in Istanbul adalah karya terlarisnya yang telah diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Cermin Muslihat

The Book of MirrorsTerbit akhir bulan Juli 2017, pilihan tepat untuk penggemar thriller.

Judul asli: The Book of Mirrors
Pengarang: E.O Chirovici
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Dina Begum
Penyunting: Bayu Anangga & Siska Yuanita
ISBN: 9786020351278

INGATAN BISA MEMBUNUH Pembunuhan keji Puluhan tahun telah berlalu sejak Profesor Wieder ditemukan mati di rumahnya yang mewah. Misteri yang terkubur Sebuah naskah memoar ditemukan, mengungkapkan identitas tiga orang yang berada di rumah itu pada malam kejadian.
Ketiganya ingat benar apa yang terjadi. Tapi ada satu orang yang berdusta…

“Novel karya penulis Rumania, lincah dan provokatif dalam mengeksplorasi bagaimana ingatan bisa mempermainkan kita.” –Sunday Times

Waking the Dead

Judul: Waking the Dead (Lukisan Pembawa Petaka)

Pengarang: Heather Graham

Penerjemah: Linda Boentaram

Penyunting: Bayu Anangga

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Bahasa asli: Inggris

Terbit: Mei 2017

Sosok dalam lukisan Hantu-Hantu dalam Benak yang dilukis Henry Sebastian Hubert, menjadi hidup dan membunuh orang-orang.

Danielle Cafferty dan Michael Quinn diundang untuk menangani kasus tersebut. Mereka mengaitkan peristiwa musim panas di Swiss dan peristiwa musim semi di Louisiana. Dengan kemampuan mereka, Danni si pemilik toko barang antik dan Quinn sang detektif swasta, akhirnya mengetahui apa yang membuat sosok dalam lukisan tersebut hidup.

Mereka harus menghancurkan lukisan itu, sebelum mereka menjadi korban berikutnya.