Did I Mention I Love You (Seri Dimily #1)

Did-I-Mention-I-Love-You-cover-depanJudul Asli: Did I Mention I Love You (Seri Dimily #1)
Pengarang: Estelle Maskame
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Penerjemah: Dina Begum
Penyunting: Ani Nuraini Syahara
ISBN: 9786024552527
Tebal: 484 halaman
Terbit: Maret 2018

Sinopsis:

Eden Munro tak tahu apa yang harus ia lakukan ketika ayahnya—yang telah meninggalkannya dan ibunya bertahun-tahun dan kemudian muncul tiba-tiba—mengajaknya untuk berlibur ke kediamannya di Santa Monica, California. Meski akhirnya mengikuti, Eden merasa janggal karena ia harus bertemu istri baru ayahnya serta saudara tirinya.
Dan semua terasa bagai petaka ketika ia bertemu anak tertua mereka. Tyler Bruce, si pembuat onar. Namun, Eden akhirnya menerjunkan dirinya ke dalam petualangan pertemanan Tyler, sambil terus memahaminya. Hingga kian lama, Eden pun terjebak dengan perasaannya. Ia jatuh cinta kepada Tyler, saudara tirinya sendiri.

Iklan

Stealing Phoenix (Benedicts #2)

Stealing PhoenixKetika sang pencuri adalah pasangan jiwamu ….

Pengarang: Josh Stirling
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Penerjemah: Dina Begum
Penyunting: Shara Yosefina
ISBN: 9786024552954
Tebal: 346 halaman
Terbit: Februari 2018

Phoenix hidup bersama kelompok Savant mafia yang diketuai oleh Sang Peramal. Dengan talenta supernatural yang disalahgunakan untuk mencuri, Phoenix mengincar pelajar Amerika bernama Yves Benedict yang sedang mengunjungi London. Namun, pertemuannya dengan Yves adalah sebuah takdir—dia adalah pasangan jiwanya. Ketika Sang Peramal memegang masa lalunya dan menginginkan masa depannya, akankah Phoenix dapat mengubah hidupnya bersama Yves?

Seri Benedict:

Finding Sky

go where your heart takes you

Pengarang: Susanna Tamaro
Penerjemah: Ingrid Nimpoeno
Penyunting: Yuli Pritania
Penerbit: Noura Books

Tebal: 256 halaman

susannatamaro

susannatamaro2

Origin

Pengarang: Dan Brown
Penerjemah: Ingrid D. Nimpoeno, Reinitha A. Lasmana, Dyah Agustine
Penyunting: Esti Ayu Budihabsari
Penerbit: Bentang

Tebal: 516 halaman

origin

Siapapun dirimu
Apa pun keyakinanmu
Semuanya akan berubah.
Bilbao, Spanyol
Robert Langdon, profesor simbologi dan ikonologi agama Universitas Harvard, tiba di Museum Guggenheim yang supermodern untuk menghadiri pengumuman besar tentang penemuan yang “akan mengubah dunia sains.” Tuan rumah acara malam hari itu adalah Edmond Kirsch, seorang miliuner dan Futuris berusia empat puluh tahun. Kirsch adalah sosok yang terkenal di seluruh dunia, berkat penemuan-penemuan teknologi tingkat tingginya yang mengagumkan, serta prediksi-prediksinya yang berani. Dia juga merupakan salah satu mahasiswa Langdon dua puluh tahun yang lalu, dan sekarang dia akan mengungkap suatu terobosan yang mencengangkan… yang akan menjawab dua pertanyaan fundamental terkait eksistensi manusia.
Begitu acara dimulai, Langdon dan beberapa ratus hadirin lainnya terpukau oleh pemaparan yang begitu orisinil, dan Langdon menyadari bahwa ini akan jauh lebih kontroversial daripada dugaannya. Namun acara yang telah diatur dengan amat cermat itu tiba-tiba kacau balau, dan penemuan berharga Kirsch nyaris hilang selamanya. Terguncang dan menghadapi bahaya besar, Langdon terpaksa melarikan diri dari Bilbao. Dia didampingi oleh Ambra Vidal, sang direktur museum yang bekerja sama dengan Kirsch untuk menyelenggarakan acara. Keduanya bertolak ke Barcelona untuk mencari password teka-teki yang akan mengungkap rahasia Kirsch.
Menyusuri koridor-koridor gelap sejarah rahasia dan agama ekstrem, Langdon dan Vidal harus menghindari lawan yang sepertinya tahu segalanya, yang kemungkinan didukung oleh pihak Istana Kerajaan Spanyol … yang tidak akan melakukan apa pun untuk membungkam Edmond Kirsch. Mengikuti jejak-jejak tersembunyi dalam karya seni modern dan beragam simbol misterius, Langdon dan Vidal menemukan petunjuk-petunjuk yang pada akhirnya membawa mereka berhadapan dengan penemuan Kirsch… dan kenyataan mencengangkan yang selama ini tidak kita ketahui.

Tentang Dan Brown

Dan Brown adalah penulis The Da Vinci Code, salah satu novel yang paling banyak dibaca sepanjang waktu, dan juga bestseller internasional The Lost Symbol, Angels & Demons, Deception Point, dan Digital Fortress. Dia tinggal di New England bersama istrinya.

The Professor

Judul: The Professorthe-professor

Pengarang: Charlotte Bronte

Penerjemah: Linda Boentaram

Penyunting: Dyah Agutine

Penerbit: Qanita (Mizan)

Bahasa asli: Inggris

Terbit: Desember 2017

“… aku menulisnya sebaik mungkin. Menurutku, kisahnya memiliki lebih banyak makna dan kenyataan dibandingkan dengan Jane Eyre.” -Charlotte Brontë.

The Professor adalah novel pertama Charlotte Brontë, yang selesai ditulis setidaknya pada 1846. Tokoh utamanya adalah seorang pria alim bernama William Crimsworth, guru Bahasa Inggris di sekolah putri di Brussels, yang jatuh cinta kepada salah seorang siswinya.

Berdasarkan pengalaman pribadi sang penulis sebagai guru bahasa di Belgia, The Professor adalah satu-satunya karya Charlotte Brontë yang menggunakan gaya bercerita dari sudut pandang pertama seorang pria. Charlotte kemudian menulis ulang kisah tulus ini dengan wanita sebagai tokoh  utamanya, dalam  novel Villette.

Undercover (Dalam Penyamaran)

Judul: Undercover (Dalam Penyamaran) 9786020335094_dalam-penyamaran-_undercover_

Pengarang: Danielle Steel

Penerjemah: Linda Boentaram

Penyunting: Rini Nurul Badariah

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Bahasa asli: Inggris

Terbit: 2017

Bagi Marshall Everett, menjadi agen rahasia adalah jati dirinya. Selalu berada dalam penyamaran membuatnya tidak memiliki teman dekat, keluarga, bahkan rumah untuk pulang. Luka tembakan di lengannya mengharuskan Marshal pensiun dini. Ia pun putus asa lalu memutuskan untuk menyepi ke Paris. Di taman kota Paris, Marshall melihat seorang gadis cantik menguburkan kotak tua. Tergugah oleh misteri di balik kotak tersebut, Marshall akhirnya menemukan bahwa gadis itu adalah Ariana Gregory, putri mantan duta besar Argentina. Dan gadis itu dalam bahaya. Ada kekuatan besar yang takkan berhenti memburu Ariana sampai terbalasnya dendam. Ariana berusaha keras melupakan trauma penculikannya. Dia bertemu dengan salah seorang psikiater di Paris dari rekomendasi CIA. Pada akhir sesi terapi, Ariana mengubur semua surat-surat cinta yang dituliskan penculik untuknya. Kotak tua berisi surat-surat itulah yang mengantarnya bertemu dengan Marshall. Bahaya itu memaksa mereka berada dalam penyamaran di Wyoming. Bukan hanya sekadar lari dari masa lalu, juga untuk menguburnya dalam-dalam.

Into the Water

Pengarang: Paula Hawkins
Penerjemah: Ingrid Nimpoeno
Penyunting: Yuli Pritania
Penerbit: Noura Books

Tebal: 480 halaman

intothewater

Sungai itu indah. Penampilan yang menipu, karena sebenarnya, itu adalah tempat paling mematikan di seluruh penjuru kota. Airnya yang gelap dan dingin menyembunyikan apa yang ada di bawahnya …
Salah satu sudutnya, dikelilingi tebing batu tinggi yang menggodamu melongok ke tepi, selama berabad-abad telah merenggut banyak nyawa. Semuanya perempuan. Kebanyakan tidak bernama, tidak berwajah. Sungai itu memikat mereka yang tidak beruntung, yang putus asa, yang tidak bahagia, yang tersesat, agar datang ke sana. Mereka menyebutnya Kolam Penenggelaman.

Kini sungai itu kembali menelan korban: Nel Abbot, wanita yang bertekad untuk menyingkap rahasia sungai itu dan menuliskan kisah-kisahnya. Kali ini, semua ornag mendapat kesempatan untuk mencari tahu penyebabnya, alasannya: kenapa dan bagaimana?

Apakah dia jatuh? Apakah dia bunuh diri? Apakah dia … dibunuh?
TENTANG PENULIS:
Paula Hawkins bekerja sebagai jurnalis selama lima belas tahun, sebelum beralih menulis fiksi. Lahir dan dibesarkan di Zimbabwe, Paula pindah ke London pada 1989 dan tinggal di sana sejak itu. Novel thriller pertamanya, The Girl on the Train, telah menjadi fenomena global, terjual sebanyak hampir 20 juta buku di seluruh dunia. Diterbitkan dalam lebih dari empat puluh bahasa, novel ini meraih penjualan terbanyak di seluruh dunia dan menjadi film terlaris dengan pemeran utama Emily Blunt.
Into the Water adalah novel thriller keduanya.